Tamally Ma’ak

Dalam rangka ikut memeriahkan Hari Raya Idul Adha, postingan kali ini tentang lagu arab berjudul Tamally Ma’ak (I’m always with you). Saya dapet lagu ini dari kawan saya yang orang Mesir. Pada awalnya saya males dengerinnya, secara udah kebayang lagunya bakal kayak dangdut.. ga suka lah..

Pagi ini saya iseng nyari di youtube dan surprised by the song! Lagu ini lagu berbahasa Arab dan berirama lembut. Liriknya sangat romantis ditambah dengan suara si Amr Diab yang bagus membuat lagu ini enaaaaak banget. Ini bukan lagu baru, karena diciptakan udah 9tahun yang lalu. Kedahsyatan lirik dan irama membuat lagu ini bertahan menjadi favorite kaula muda sampai sekarang. Cieeeh..

Ternyata, Amr Diab dikenal juga sebagai “the Father of Mediterranean Music”, yaitu campuran antara music barat dan arab. Wuih.. keren ya, bisa menciptakan sesuatu yang baru dan kemudian menjadi trendsetter..

Tamally Ma’ak.. πŸ™‚

Amr Diab is known as the Father of Mediterranean Music. He has created his own style which is often termed “Mediterranean Music” or “Mediterranean Sound”, a blend of Western and Arabic rhythms
Advertisements

7 thoughts on “Tamally Ma’ak

  1. Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,
    Tanpa terasa, untuk sekali lagi, Idul Adha telah berlalu dari hadapan kita.
    Idul Adha…
    Simbol pengorbanan ikhlas dari seseorang untuk sesuatu yang dicintainya.
    Gema perjuangan baru setelah menjalani kita simulasi perjuangan di bulan Ramadhan.
    Sebuah momentum awal, untuk kesekian kalinya, guna mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

    Sekarang, mari kita renungkan sejenak,
    Sudahkah kita mengorbankan ego diri kita untuk memperbaiki keadaan umat?
    Sudahkah kita mengorbankan kepentingan dunia kita untuk memenuhi kebutuhan akhirat?
    Sudahkah kita mengorbankan kehidupan maksiat kita untuk kembali memperjuangkan syariat?
    Sudahkah kita mengorbankan sebagian rizqi yang telah diberikan kepada kita untuk bersyukur atas segala nikmat?

    Ingat saudaraku,
    maut dapat menjemput kita dimanapun dan kapanpun,
    seperti kita lihat telah dialami oleh hewan-hewan ternak ketika Idul Adha.
    Untuk itu, apabila kita belum mewujudkan rasa syukur kita,
    MARI KITA “BERKURBAN” SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KITA SEKARANG JUGA!

    Ketahuilah saudaraku,
    The man who seeks the world
    will get nothing except fading shadows.
    But…
    The man who walks the path of heaven
    will rule over everything.
    yang intinya, gunakanlah duniamu untuk akhiratmu!

    Semoga Allah memberikan keikhlasan dan kekuatan kepada kita untuk berkurban.
    Dan semoga setiap pengorbanan yang kita lakukan dibalas dengan sebaik-baiknya.

    Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau kurang berkenan.
    Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, jazakallah.

    Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    http://eramuslim.com/nasihat-ulama/ustadz-fathuddin-ja-far-meneladani-konsep-pembangunan-nabi-ibrahim.htm
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/24/tunduk-dan-berkorban-demi-tegaknya-syariah-dan-khilafah/
    http://muslim.or.id/

    _____________________________________
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

  2. selamat menyambut tahun baru 2010
    semoga kita masih dipersatukan dalam kehangatan persahabatan walau tangan belum sempat saling berjabatan

    salam erat dan hangat dari pamekasan madura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s